Film aksi perang berlatar masa konflik besar. Panglima baru dapat perintah terakhir tahan serangan musuh di perbatasan. Di balik pertahanan itu, ribuan warga sipil menunggu di desa di belakang garis tempur. Langkah mundur = ribuan nyawa warga melayang. Langkah maju = korban tak terhitung dari pasukannya. Perintah atasan nggak memberinya pilihan: kemenangan strategis atau nyawa orang yang dia junjung. Dia akhirnya pilih jalan yang nggak akan dilupakan orang.