Sebuah cerita yang mengusung nuansa nostalgia dan perasaan muda yang jujur, mengisahkan seorang pemuda yang selalu membeli jeruk dari gadis penjual jeruk di dekat sekolahnya setiap hari. Dari pertemuan singkat itu, perlahan tumbuh perasaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Hari-hari terasa lebih berarti sejak kehadiran gadis itu, meskipun mereka belum pernah bicara lebih dari lima kalimat. Apa yang akan terjadi jika suatu hari gadis jeruk itu tidak muncul lagi?