Ia sudah lama menutup diri. Luka masa lalu bikin dia merasa nggak layak dipanggil cantik, apalagi dihadapan orang-orang yang selalu menyindir penampilannya. Setiap lihat pantulan kaca, cuma ada cacat yang ditanam lisan keras orang lain dan kesalahan yang belum bisa dijalani sampai tuntas. Doa untuk mengembalikan kepercayaan diri dan kecantikan asli jadi harapan terbesar yang dia pegang erat setiap malam sebelum tidur. Tapi apakah Tuhan bakal jawab doa itu dengan cara yang tak pernah dia duga?